Selasa, 01 Februari 2011

Menguntip pasar Saham

IMAM HAKIM / 108421417917 kelas : jj manives

Angka inflasi yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik, mendorong aksi beli di Bursa Efek Indonesia sehingga banyak saham unggulan harganya menguat setelah lama tertekan. Indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI Selasa (1/2) ditutup menguat 33,33 poin atau 0,98 persen ke posisi 3.442,50 poin dan kelompok 45 saham-saham unggulan (LQ45) juga menguat 7,28 poin atau 1,22 persen ke level 605,13 poin.
IHSG pada awal perdagangan pagi ini (1/2) rebound menguat, mengikuti bursa wall street dan bursa regional Asia lainnya.Namun tetap ekstra hati-hati karena saat ini sentimen negatif masih banyak, terutama yang menjadi fokus saat ini adalah gejolak politik yang tengah memanas di Mesir. perkembangan konflik yang terjadi di negara Mesir yang sedikit mereda menambah sedikit kenyamanan pelaku pasar untuk melanjutkan penempatan dana. Mesir sudah ada upaya mengurangi ketegangan, sebelumnya Mesir menjadi alasan investor untuk melakukan aksi ambil untung, saat ini kondisi sudah agak mereda dan memberi angin nyaman pada investor
Bursa Hong Kong pada perdagangan Selasa (1/2) ditutup pada posisi menguat. Meski mengalami kenaikan, namun pergerakan bursa untuk hari ini terpantau bergerak melamban akibat aksi tahan posisi para investor menyusul belum stabilnya kondisi keamanan di Mesir.
Indeks Hang Seng ditutup naik 35,61 poin atau 0,15% menjadi 23842,95 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami kenaikan sebesar 82 poin menjadi 23464 basis poin dengan level support sebesar 23403 poin dan level resistant sebesar 23537 poin. Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya ialah saham HSBC Holdings yang naik sebesar 0,65% menjadi 85,3 hkd, saham Esprit Holdings naik 0,54% menjadi 37,15 hkd dan saham Sino Land naik 0,27% menjadi 14,78 hkd.
Indeks Kospi pada erdagangan Selasa (1/2) ditutup menguat tipis bahkan cenderung bergerak flat. Meski mengalami kenaikan tipis, bursa masih diliputi oleh tekanan yang muncul dari ketegangan yang terjadi pada Mesir yang dikhawatirkan akan masih berlanjut menyusul adanya ultimatum bagi Hosni Mubarak untuk mundur. Indeks Kospi ditutup naik sebesar 2,3 pon atau 0,11% menjadi 2072,03 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami kenaikan sebesar 1,07 poin menjadi 275,3 basis poin dengan level support sebesar 273,25 poin dan level resistant sebesar 276,52 poin. Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya ialah saham Kia Motor yang naik 0,91% menjadi 55200 won, saham Hankook Tire naik 0,9% menjadi 27900 won dan saham SALUM naik 2,9% menjadi 2130 won.
Meski BPS mengumumkan inflasi 0.89% tetapi tidak menyurutkan geliat investor di pasar saham. Terbukti dengan rebound IHSG pada pagi (1/2) tidak membuat panik. Meski begitu konflik yang sedang terjadi di mesir patut diwaspadai. Karena hal tersebut bisa digunakan alasan investor untuk ambil untung. Rupiah juga mengalami kenaikan meski sangat tipis. Ini menunjukkan peningkatan dari efek penguatan ekonomi di asia.
www.liputan6.com

Rekomendasi saham

Sekuritas
Emiten

Target
Harga
Tanggal
Keterangan
Corfina Capital
Indika Energy (INDY)
Buy on weakness
Rp 4.300
2011-02-01 10:12 AM
Moving average convergence divergence (MACD) dan stochastic menunjukkan INDY masih dalam tren melemah. Analis menilai INDY baru layak dibeli jika harganya berkisar Rp 3.850-Rp 3.900.
Paramitra Alfa Sekuritas
Intraco Penta (INTA)
Sell on strength
Rp 2.475
2011-02-01 10:12 AM
Indikator stochastic dan candle stick memperlihatkan saham INTA sudah overbought. Pergerakan INTA juga volatile. Dalam jangka menengah INTA berada dalam tren bullish.
Panin Sekuritas
Mitra International Resources (MIRA)
Buy on Weakness
Rp 250
2011-02-01 10:11 AM
Harga MIRA beberapa kali menyentuh level support Rp 230. Indikator MACD dan momentum menunjukkan area negatif pada saham ini. Tapi investor bisa beli MIRA di batas support tadi.
Danareksa Sekuritas
Tempo Scan Pacific (TSPC)
Buy
Rp 2.050
2011-01-31 10:13 AM
TSPC mencatatkan pertumbuhan penjualan yang kuat, antara berasal dari penjualan produk-produk bayi (baby product). Analis memperkirakan pendapatan TSPC sepanjang tahun ini akan mencapai Rp 6 triliun, tumbuh 23,20% dari estimasi tahun sebelumnya. Emiten in
Indosurya Securities
Kimia Farma (KAEF)
Hold
Rp 150
2011-01-31 10:13 AM
Kinerja KAEF sepanjang 2010 diperkirakan tumbuh. Hanya saja, kenaikan tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar. Akibatnya, laju saham emiten farmasi pelat merah ini berbanding terbalik dengan pertumbuhan fundamentalnya. Analis memperkirakan, t
Indopremier Securities
Kalbe Farma (KLBF)
Hold
Rp 2.850
2011-01-31 10:13 AM
Konsumsi obat diprediksi meningkat karena ancaman cuaca ekstrem tahun ini. Faktor ini tentu ikut menguntungkan KLBF. Analis memprediksi, pendapatan KLBF sepanjang 2011 akan tumbuh 15%. Sayang, harga saham emiten ini mereka nilai sudah melampaui harga waja
Dana Pensiun Bank Mandiri
Delta Dunia Makmur (DOID)
Sell on Strength
Rp 1.450
2011-01-28 08:32 AM
DOID masih melemah dan bergerak di bawah Moving Average (MA) 60. Saham ini berpotensi menanjak. Tapi mengingat pasar naik selama tiga hari, harga saham DOID rawan terkoreksi.
Brent Asset Management
Bank Bukopin (BBKP)
Buy
Rp 640
2011-01-28 08:31 AM
BBKP tertahan di high price Rp 620 kemarin, dan menjadi resistance kuat saat ini. Peluang memetik gain masih terbuka lebar karena posisi BBKP masih di bawah harga rata-rata selama 20 hari.
Universal Broker Indonesia
AKR Corporindo (AKRA)
Sell on Strength
Rp 1.320
2011-01-28 08:30 AM
Mengacu indikator Stochastic, AKRA di area oversold dan berpotensi rebound. Tapi dua sinyal, yakni Relative Strength Index (RSI) dan Moving Average (MA) menujukkan AKRA cenderung bearish.
Corfina Capital
Adhi Karya (ADHI)
Netral
Rp 900
2011-01-25 10:47 AM
Tanda pelemahan ADHI terlihat dari kehadiran pola rectangle. Jika jatuh di bawah support Rp 800, harga ADHI bisa amblas hingga Rp 680 per saham. Stochastic berada di area oversold.